AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena dan Ely Toisuta memasuki satu tahun pemerintahan, Jumat (20/2/2026).
Lantas, apa yang telah dilakukan Bodewin-Ely mereleasasikan 17 program prioritas. Salah satunya program prioritas yang menjadi perhatian adalah peningkatan akses air bersih bagi masyarakat Kota Ambon.
Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta menyebutkan total pelanggan air bersih mencapai 14.580 pelanggan, dengan penambahan 907 pelanggan baru dalam setahun terakhir. “Pemerintah juga merehabilitasi jaringan perpipaan sepanjang 5.305 meter sebagai bagian dari pengembangan dan perbaikan sistem distribusi,” jelasnya.
Ia bilang selama ini perluasan distribusi air bersih dilakukan di sejumlah kawasan yang selama ini tergolong kritis, seperti Passo Transit, Amplaz, Halong Baru, Kezia, dan Kudamati Atas.
Selain itu, pemerintah mengganti pompa air di beberapa titik, di antaranya Lateri, Polugangsa, Wainitu, Batu Gajah, Halong Atas, dan Waimahu, guna menjaga stabilitas suplai air kepada masyarakat.
Pemerintah Kota Ambon juga menjalin kerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dalam penyediaan suplai air bersih di kawasan pelabuhan.
Belum lama ini, Pemkot Ambon meresmikan akses air bersih di kawasan Kezia, Gunung Nona, dan Diponegoro Amaci sebagai bagian dari komitmen memperluas jangkauan layanan. Pengembangan jaringan pipa masih berlangsung di sembilan lokasi dengan total panjang 8.736 meter.
Selain itu, perbaikan pipa bocor dilakukan di lima lokasi dengan total panjang 1.074 meter, serta interkoneksi dan pengembangan jaringan sepanjang 252 meter di satu lokasi.
Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Batu Merah juga terus berjalan. Pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah dilakukan di kawasan Soya dan Lateri. Secara keseluruhan, pembangunan sarana air bersih tersebar di 16 lokasi di Kota Ambon.
Ely menegaskan,berbagai langkah tersebut merupakan upaya berkelanjutan pemerintah untuk memastikan layanan air bersih dapat dinikmati masyarakat secara lebih merata.




