banner 728x250

Timbun Minyak Tanah, Polda Maluku Bekuk Warga Waai

MINYAK TANAH
Aparat Ditreskrimsus Polda Maluku menggerebek lokasi penimbunan minyak tanah di desa Waai, kecamatan Salahutu, kabupaten Maluku Tengah, Jumat (2/9/2022). (FOTO: ISTIMEWA)
◀ sentraltimur.com
SPACE IKLAN (468px X 60px) Hubungi: 0811-4715-888

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Ditreskrimsus Polda Maluku menggerebek lokasi penimbunan minyak tanah di desa Waai, kecamatan Salahutu, kabupaten Maluku Tengah.

Dalam operasi penggerebekan pada Jumat (2/9/2022), polisi menemukan sebanyak 2.400 liter minyak tanah.

Ribuan liter bahan bakar itu telah disita dan diamankan di markas Ditreskrimsus Polda Maluku.

Direskrimsus Polda Maluku, Kombes Pol Harold Wilson Huwae mengatakan ribuan liter minyak tanah yang disita itu disimpan di dalam 10 drum berukuram 200 liter dan 20 jerigen.

“Ada 2,4 ton barang bukti yang disita. Jadi (minyak tanah) itu disimpan di 10 drum berukuran 200 liter dan di 20 jerigen. Totalnya 400 liter,” kara Harold di Ambon.

Baca juga :  Anos Apresiasi Langkah Awal Kapolda Maluku, Silaturahmi Lintas Agama dan Lembaga Jadi Teladan Kepemimpinan

Dalam penggebrekan itu, polisi juga menahan seorang wanita berinisial YS, diduga sebagai pemilik ribuan liter minyak tanah tersebut. “Yang diamankan seorang wanita berinisial YS,” ujarnya.

Penimbunan ini terjadi saat warga di Maluku termasuk kota Ambon sedang kesulitan mendapatkan minyak tanah.

Menurut Harold kasus penyalahgunaan BBM termasuk minyak tanah menjadi perhatian serius Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Maluku Irjen Pol. Lotharia Latif.

Semua jajaran telah diminta memberantas penyalahgunaan BBM bersubsidi termasuk penimbunan. “Kasus penyalahgunaan BBM subsidi ini telah menjadi atensi pimpinan Polri,” tegas mantan Kapolres Ambon ini.

Penyidik kata Harold, masih melakukan pengembangan untuk melacak siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut.

Baca juga :  Tangis Pilu Iringi Pemakaman Pratu Andi Bugis Hayoto di Desa Tehua

“Kasus penimbunan minyak tanah ini masih dikembangkan. Kita masih selidiki siapa saja yang terlibat dalam kasus ini,” katanya. (MAN)

✈
Ikuti Berita Sentral Timur Dapatkan berita terbaru langsung melalui Channel Telegram Sentral Timur.
Gabung Channel