JAKARTA, SENTRALTIMUR.COM – Badan Meteorologi Australia memberikan peringatan tsunami menyusul letusan gunung berapi bawah laut di Tonga pada Sabtu. Gelombang tsunami akan menjangkau pesisir timur Australia.
Badan Meteorologi Australia, Sabtu (15/1/2022) merilis peringatan tsunami. Peringatan ini berlaku untuk wilayah Norfolk Island, Lord Howe Island, New South Wales, Queensland, Victoria, Macquarie Island, dan Tasmania.
Menurut laporan tersebut, sejumlah kenaikan gelombang air laut mulai tercatat antara 10-82 sentimeter pada pukul 8-11 malam waktu setempat di beberapa lokasi pengamatan di pesisir timur Australia.
“Orang-orang di daerah dengan ancaman genangan tanah dan banjir sangat sarankan oleh otoritas darurat untuk pergi ke tempat yang lebih tinggi atau setidaknya 1 kilometer ke daratan,” tulis lembaga tersebut.
“Di daerah dengan ancaman terhadap lingkungan laut saja, otoritas darurat menyarankan orang untuk keluar dari air dan menjauh dari air langsung tepi pelabuhan, muara pesisir, anjungan batu dan pantai,” lanjutnya.
Letusan gunung api bawah laut di Tonga, negara di kawasan Pasifik, memicu tsunami hingga ke Amerika Serikat.
“Pusat Peringatan Tsunami Nasional telah mengeluarkan peringatan tsunami untuk Pantai Washington dan Oregon, karena letusan gunung berapi bawah laut yang besar di dekat Tonga sekitar pukul 830 malam Jumat PST (Pacific Standar Time),” kicau akun resmi Layanan Cuaca Nasional (NWS) Portland, Sabtu (15/1/2022).
Senada, akun pemantau tsunami dan gempa, @EQTW, melaporkan peringatan tsunami keluarkan untuk California, Oregon, Washington, dan Alaska.
Penduduk Mengungsi
Pusat Peringatan Tsunami Pasifik mengeluarkan “peringatan tsunami” untuk Samoa Amerika, mengatakan ada ancaman “fluktuasi permukaan laut dan arus laut yang kuat yang bisa menjadi bahaya di sepanjang pantai”.




