banner 728x250

Tual Ekspor Perdana Kepiting dan Teripang, Tembus Pasar Singapura dan Hongkong

  • Bagikan
Tual EKSPOR
Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Wali Kota Tual Adam Rahayaan dan sejumlah pejabat menekan tombol menandai ekspor perdana produk perikanan di Pelabuhan PT. SIS, Rabu (6/10/2021). (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Kota Tual, Provinsi Maluku ekspor perdana produk perikanan berupa teripang kering dan kepiting hidup. Komoditas perikanan itu menembus pasar Singapura dan Hongkong.

Ekspor dari Tual ini oleh PT. Samudera Indo Sejahtera (SIS) yang sebelumnya bernama PT. Maritim Timur Jaya atau MTJ.

Peluncuran ekspor perdana itu oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan di Pelabuhan PT. SIS, Rabu (6/10/2021).

Sesuai data Bea Cukai Tual, dua jenis komoditas ekspor itu adalah dried sea cucumber atau teripang kering dan life crab atau kepiting bakau hidup.

BACA JUGA:

Kerugian Warga Akibat Kebakaran di Nania Capai Rp 180 Juta – sentraltimur.com

Polda Jatim Panggil Wali Kota Sutiaji, Soal Dugaan Pelanggaran Prokes – kliktimes.com

Teripang kering sebanyak 110 kilogram senilai USD1.320 atau Rp18.800.760 ekspor ke Hongkong. Berikut kepiting hidup 149 kilogram senilai USD894 atau Rp12.733.242, ke pasar Singapura.

Wali Kota Tual, Adam Rahayaan menyatakan, kegiatan ekspor perdana ini sebagai momentum kebangkitan ekonomi Kota Tual.

“Ekonomi Kota Tual hari ini sudah mulai bangkit kembali,” kata Adam dalam keterangan tertulis yang diterima sentraltimur.com, Kamis (7/10/2021).

Ia mengatakan industri perikanan di Tual sempat berhenti ketika Menteri Kelautan dan Perikanan saat itu Susi Pudjiastuti mencabut izin operasi PT MTJ.

PT MTJ Berganti Nama

Saat ini perusahaan penangkapan ikan milik Tomy Winata itu telah beroperasi kembali di Tual dengan nama PT SIS.

“Perwujudan dan komitmen konsistensi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kota, Alhamdulilah hari ini kegiatan ekspor sudah bisa terwujud,” ujarnya.

  • Bagikan