banner 728x250

Kerugian Warga Akibat Kebakaran di Nania Capai Rp 180 Juta

  • Bagikan
kerugian warga
Petugas pemadam kebakaran dibantu warga memadamkan kobaran api di kawasan Nania, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Rabu (6/10/2021) sore. (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Kerugian warga akibat musibah kebakaran di Nania, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon terbilang sangat besar.

Jumlah kerugian akibat kebakaran yang menghanguskan sejumlah tempat usaha milik warga itu mencapai ratusan juta rupiah.

Dalam musibah itu, tiga pelaku usaha merugi akibat tempat usahanya hangus terbakar, Rabu (6/10/2021) sore.

Polisi menaksir kerugian dari musibah kebakaran tersebut mencapai Rp 180 juta.

“Akibat kebakaran itu kerugian ditaksir mencapai Rp 180 juta,” kata Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon, Ipda Izack Leatemia kepada sentraltimur.com, Rabu malam.

BACA JUGA:

Ambon Terapkan PTM, PPKM Level 2 Diperpanjang hingga 18 Oktober – sentraltimur.com

Buka Paviliun Indonesia di Expo Dubai, Mendag Yakin Pengunjung Dunia Terpesona Potensi Indonesia – kliktimes.com

Izack katakan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi maupun korban atas peristiwa itu.

Pemicu Kebakaran Akibat Percikan Api

Penyebab kebakaran karena percikan api dari kabel listrik di kios Agus Saleh. Agus merupakan pedagang sembako dan juga BBM eceran.

Saat kebakaran terjadi Agus sedang mengemas pertalite di dalam botol untuk dijual. Dalam insiden itu Agus tak hanya kehilangan uang tunai Rp 5 juta, namun juga toko sembako dan kios BBM-nya, ludes terbakar.

“Korban Agus ini merugi hingga Rp 50 juta,” kata Izack.

Beda dengan Agus, Farida Ariani, pemilik rumah makan yang juga menjadi korban dalam kebakaran itu merugi hingga Rp 100 juta.

Pasalnya banyak sembako yang ikut terbakar di dalam rumah makan miliknya itu. Selain itu ada satu unit freezer (lemari pembeku)  dan kulkas ikut terbakar. “Selain itu ada uang tunai milik korban sebesar Rp 13 juta yang ikut terbakar,” sebut Izack.

Sedangkan korban lainnya, Baharudin yang merupakan pemilik pangkas rambut merugi hingga Rp 30 juta setelah seluruh tempat usahanya itu terbakar. “Untuk pangkas rambut itu kerugian mencapai Rp 30 juta,” katanya.

  • Bagikan