banner 728x250

Tusuk Anggota Satpol PP Malteng, Pria Mabuk Dibekuk Polisi

SATPOL PP
Anggota Satpol PP Pemkab Malteng yang terluka menjalani perawatan medis. (Kanan) pelaku penikaman dibekuk Polres Malteng, Minggu (25/5/2025). (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Muhamad Ali, anggota Satpol PP Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) terluka setelah ditikam oleh seorang pria mabuk.

Korban ditikam dengan menggunakan obeng oleh pelaku tepat di bagian belakang leher. Korban dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani petawatan medis.

Kepala Satpol PP Pemkab Malteng Boni Kabrahanubun mengatakan insiden penikaman terjadi di Jalan Pattimura, kawasan Bundaran Kota Masohi, Malteng, Minggu (25/5/2025) sekira pukul 18.30 WIT.

Berdasarkan keterangan korban, aksi penikaman itu berawal saat korban membantu istrinya membersihkan sampah di areal terminal Pasar Binaya Kota Masohi. “Kejadian bermula saat korban sedang membantu istrinya membersihkan sampah ditegur oleh pelaku, kemudian terjadi adu mulut antara pelaku dan korban. Pelaku melarang korban membersihkan area terminal,” kata Boni kepada sentraltimur.com, Senin (26/5/2025).

Saat adu mulut berlangsung, pelaku mengeluarkan obeng dan mengancam akan menusuk korban. Merasa terancam, korban menghidupkan sepeda motornya dan bergegas ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian itu. “Namun pelaku mengejar korban dengan sepeda motor dan saat berada di Jalan Pattimura pelaku menusuk korban dengan obeng di bagian leher sebelah kiri dari arah belakang,” tutur Boni.

Ditikam pelaku, korban terjatuh dari atas sepeda motornya. Korban dilarikan ke RSUD Masohi oleh warga. Sedangkan pelaku langsung kabur. “Warga yang mengetahui kejadian itu menolong korban dan membawanya ke RSUD Masohi,” katanya.

Korban telah dirujuk ke RSUP dr J. Leimena di Kota Ambon untuk menjalani perawatan intensif. “Di RSUD Masohi tidak dapat ditangani oleh dokter sehingga dirujuk ke RSUP dr Leimena di Ambon,” ungkap Boni.

Polisi telah membekuk pelaku penikaman dan dijebloskan ke tahanan Polres Malteng. Kepala Satuan Reskrim Polres Malteng AKP Rendie Renaldi membenarkan insiden tersebut. “Betul, pelakunya sudah kita amankan,” katanya via pesan WhatsApp.

Rendie tidak menyebut identitas pelaku yang telah ditahan. Dia juga belum bersedia menjelaskan penyebab dan motif dibalik insiden tersebut. “Pelaku belum bisa dimintai keterangan karena masih dipengaruhi miras,” ujarnya. (MAN)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram