banner 728x250

Usai Bentrok dengan Polisi, Warga Tamilouw Blokade Jalan

warga jalan
Warga Desa Tamilouw, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah memblokade ruas jalan raya di wilayah itu pasca bentrok dengan polisi, Selasa (7/12/2021). (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Warga Desa Tamilouw, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, memblokade ruas jalan raya di wilayah itu pasca bentrok dengan polisi, Selasa (7/12/2021).

Blokade ruas jalan penghubung antar kecamatan di wilayah itu menggunakan beton dan juga batu dan batang pohon yang ditebangi.

BACA JUGA:

Bupati Tuasikal Abua Buka MTQ XXIX Maluku Tengah – sentraltimur.com

Kaum Muda Cenderung Alami Gejala Ringan untuk Varian Omicron – kliktimes.com

Akibat blokade arus transportasi darat yang menghubungkan kecamatan Teluti dan Tehoru dengan kecamatan Amahai dan Kota Masohi, maupun sebaliknya lumpuh total.

“Betul warga sudah memblokir jalan, mereka pakai beton,” kata tokoh masyarakat Tamilouw, Epen Selano kepada sentraltimur.com via telepon seluler.

Akksi pemblokiran jalan itu buntut dari upaya penangkapan warga Desa Tamilouw oleh polisi dan aparat Brimob bersenjata lengkap yang berujung bentrokan. “Warga marah tidak terima karena ada banyak yang tertembak termasuk ibu-ibu. Jadi mereka blokdae jalan,” ujar Epen.

Kapolres Maluku Tengah, AKBP Rosita Umasugi berulang kali tidak merespon panggilan telepon sentraltimur.com, pasca bentrokan tersebut.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Roem menuturkan warga Desa Tamilouw telah memblokade jalan sejak pagi, pasca bentrokan. “Itu blokade jalan sejak pagi. Tapi saya tidak tahu sekarang sudah bagaimana, apa masih blokir atau sudah buka,” kata Roem.

Polisi Tangkap Warga Tamilouw

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram