banner 728x250

Warga Buat Rusuh & Bawa Senjata Tajam, Polda Maluku: Lumpuhkan

LAGA FINAL
Kepala Bidang Humas Polda Maluku Kombes Pol. M. Roem Ohoirat. (FOTO: SENTRALTIMUR.COM)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Warga di kawasan IAIN Ambon khususnya bagi dua kelompok pemuda yang telah sepakat mengakhiri permusuhan untuk tidak lagi membuat kekacauan.

Polda Maluku akan mengambil tindakan tegas jika ditemukan masih ada warga yang membuat rusuh dan membawa senjata tajam.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengatakan kedua kelompok yang bertikai telah sepakat berdamai. Nantinya apabila ada warga yang kedapatan masih membawa senjata tajam dengan tujuan melakukan provokasi untuk mengacaukan situasi keamanan harus ditindak tegas.

“Semua sudah sepakat untuk mengakhiri pertikaian. Semuanya sudah sepakat berdamai dan bapak Kapolda telah memerintahkan jika masih ada ditemukan warga yang keluar dan memegang senjata tajam langsung diambil penindakan tegas dan terukur oleh aparat keamanan,” tegas Roem di kawasan IAIN Ambon, Kamis (10/11/2022).

Menurut Roem, kapolda juga telah memerintahkan aparat yang bertugas di lokasi bentrok untuk dapat bertindak tegas kepada para pihak yang mencoba merusak perdamaian yang telah disepakati bersama.

“Jadi kalau terjadi rusuh kembali, aparat langsung melumpuhkan orang-orang yang keluar memegang senjata tajam,” katanya.

Juru bicara Polda Maluku ini mengimbau kepada masyarakat khususnya kedua belah pihak yang sudah sepakat berdamai agar tidak lagi terprovokasi apalagi kembali terlibat bentrok.

Sepakat Berdamai

Menurutnya sudah tidak zamannya lagi menyelesaikan persoalan dengan kekerasan. Sebab, konflik hanya dapat membawa dampak yang merugikan bagi semua pihak. Konflik juga membuat korban berjatuhan baik jiwa maupun materi.

“Jadi kami mengimbau hentikan pertikaian. Tidak ada kalah dan menang saat bentrok terjadi. Yang ada hanyalah kerugian perdamaian, hidup sesama orang basudara di Maluku,” ajaknya.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram