banner 728x250

Warga Desa Wakal & Hitu Nyaris Bentrok, Puluhan Aparat Dikerahkan

  • Bagikan
WAKAL HITU
Warga desa Wakal dan Hitu, kecamatan Leihitu, kabupaten Maluku Tengah membawa senjata tajam nyaris terlibat bentrok di perbatasan kedua desa, Senin (23/1/2023). (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Warga desa Wakal dan Hitu, kecamatan Leihitu, kabupaten Maluku Tengah nyaris terlibat bentrok di perbatasan kedua desa, Senin (23/1/2023).

Warga desa bertetangga ini terlibat ketegangan dan nyaris saling serang dengan senjata tajam saat berhadap-hadapan di perbatasan desa mereka.

Beruntung bentrok terbuka antara kedua warga dapat dihindari setelah aparat kepolisian tiba di lokasi dan melerai kedua kubu yang bersiap saling serang.

Kepala Seksi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Iptu Moyo Utomo mengatakan ketegangan warga kedua desa telah dikendalikan aparat keamanan.

“Benar tadi ada ketegangan tapi saat ini sudah bisa dikendalikan,” kata Moyo kepada sentraltimur.com, Senin.

Moyo tidak menjelaskan detail penyebab warga kedua desa ini terlibat ketegangan dan nyaris terlibat bentrok. Dia hanya memastikan kedua warga desa tidak sampai saling serang satu sama lain.

Mencegah kejadian yang tidak diinginkan terjadi, puluhan aparat gabungan dari Brimob Polda Maluku dan Sabhara Polresta Pulau Ambon dikerahkan ke perbatasan kedua desa untuk mengamankan situasi di wilayah itu.

“Sudah ada 50 personel gabungan dari Sabhara Polresta dan Brimob yang berjaga di sana,” katanya.

Informasi yang dihimpun sentraltimur.com, ketegangan warga Wakal dan Hitu sudah terjadi Minggu (22/1/2023). Ketegangan diduga dipicu aksi penganiayaan terhadap sejumlah pemuda Wakal saat melintas di Komplek Tomu, desa Hitu, Sabtu (21/1/2023) malam.

  • Bagikan