banner 728x250
Ragam  

Gubernur Maluku Harap Daerah 3T Berkembang Sejajar dengan Daerah Lain di Indonesia

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Maluku, Samuel E. Huwae membuka rapat forum OPD Badan Pengelola Perbatasan Daerah Maluku, Kamis (31/3/2022). (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Gubernur Maluku Murad Ismail berharap daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) dan perbatasan di Provinsi Maluku tumbuh dan berkembang sejajar dengan daerah-daerah lain di Indonesia.

Murad menyampaikan itu dalam sambutan tertulis dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Maluku, Samuel E. Huwae. Samuel mewakili Murad membuka rapat forum OPD Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Maluku tahun 2022, Kamis (31/3/2022).

Menurutnya percepatan pembangunan daerah 3T merupakan komitmen pemerintah pusat saat ini. Yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka NKRI.

Komitmen tersebut sekaligus mencerminkan perhatian pemerintah saat ini yang memprioritaskan pembangunan di daerah 3T.

Daerah 3, kata Murad, adalah wajah depan Indonesia yang harus diperbaiki dan didorong kemajuannya, sebagai perwujudan bahwa negara hadir dan melindungi segenap warga.

“Daerah 3T merupakan daerah yang tetapkan atas 6 indikator ketertinggalan. Yakni, perekonomian masyarakat, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, kemampuan keuangan daerah, aksebilitas, serta karakteristik daerah,” jelasnya.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram