Sedangkan, Pembina AMGPM Jemaat Anugerah, M. Pattisinay memaparkan, organisasi separitisme RMS tidak menawarkan solusi untuk kehidupan yang damai dan bahagia kepada masyarakat. Berada dekat dengan organisasi ini, tak lain hanya akan menjerumuskan diri ke jurang yang lebih buruk, baik dari aspek ekonomi, sosial maupun kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sebab itu, sebagai warga negara Indonesia, khususnya warga Maluku dan jemaat gereja, harus percaya dan patuh, bahwa kehidupan dalam bingkai NKRI jauh lebih baik dari pada harus berada dalam frame separatisme RMS. Sebab, RMS hanyalah organisasi dengan pengetahuan kebangsaan terbatas, dan terdoktrin untuk merusak hubungan sosial masyarakat di negara ini khususnya Maluku.
Berada dekat dengan RMS, justeru akan merusak kehidupan sosial individu, maupun keluarganya. Sebab itu, ia mengajak seluruh jemaat AMGPM Anugerah jangan pernah mengenal dan bersentuhan dengan organisasi separatisme RMS.
“Organisasi RMS hanya akan menjerumuskan simpatisan atau pengikutnya ke jurang yang lebih buruk, dari kenyataan yang didengar selama ini,” tegasnya.
Ia mengakui, keberadaan RMS hanya akan merusak hubungan sosial masyarakat dan akan mengganggu instabilitasi negara. Karena itu, semua orang di Maluku dan bangsa ini, wajib menolaknya demi menjaga keutuhan NKRI. (ADI)




