“Kerjasama dengan Bank Mandiri dalam upaya mendigitalisasi pembayaran angkutan kota, kami rasa sangat baik. Intinya adalah tindaklanjut dari kerjasama tersebut. Karena hal tersebut tentunya membawa dampak yang positif baik bagi pemerintah, pemilik angkutan maupun masyarakat,” ujarnya.
Baginya, konsep Smart City Ambon bisa di mulai dari apa yang sudah ada saat ini. Tidak hanya perbankan tapi juga dapat memanfaatkan lembaga-lembaga lain sebagai bagian dari fungsi untuk mencapai tujuan dari smart city.
Wakil Wali kota Ambon, Syarif Hadler dalam rapat tersebut memberikan apresiasi kepada BI atas segala dukungan. “Melalui rapat ini, kami merasa sangat terbantu atas dukungan BI. Kita semakin paham, dan ini akan menjadi awal yang baik bagi Pemkot. Ini mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi daerah,” jelas Syarif yang juga wakil ketua TP2DD.
Sekretaris Kota Ambon, A.G Latuheru selaku ketua harian TP2DD beserta seluruh anggota TP2DD juga ikut hadir dalam rapat itu. (MAN)




