banner 728x250

Eks Kepala BNN Marthinus Hukom Singgung Isu Dugaan Makar, Sebut Sejarah Kelam Polri

Dugaan Makar
Status WhatsApp mantan Kepala BNN, Komjen Pol. Marthinus Hukom. (IST)
◀ sentraltimur.com
SPACE IKLAN (468px X 60px) Hubungi: 0811-4715-888

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol. Marthinus Hukom, melontarkan pernyataan keras terkait isu dugaan makar yang menyeret sejumlah oknum anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Pernyataan jenderal polisi bintang tiga kelahiran Ameth, Kecamatan Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah itu mendadak menjadi perhatian publik setelah tangkapan layar status WhatsApp miliknya beredar luas di media sosial.

Hal itu ditulis lulusan Akademi Kepolisian 1991 ini di tengah isu penangkapan jenderal polisi. Dalam unggahan tersebut, Marthinus menyinggung kabar dugaan keterlibatan sejumlah oknum kepolisian dalam upaya makar terhadap pemerintah. Ia bahkan mempertanyakan kepemimpinan mantan Kapolri apabila kabar tersebut terbukti benar.

Menurutnya, jika isu tersebut benar, maka akan menjadi sejarah baru di kepolisian. Sepanjang sejarah dunia, belum pernah ada institusi kepolisian yang melakukan makar terhadap pemerintah.

Baca juga :  Kejati Maluku Tahan Tiga Tersangka Korupsi Kredit BRI Unit Batu Merah, Kerugian Negara Rp4,29 Miliar

“Dalam sejarah dunia tidak pernah ada Kepolisian melakukan makar terhadap pemerintah. Tapi kalau desas-desus hari ini benar-benar adanya, yang katanya ada segelintir oknum kepolisian melakukan makar, maka Anda sebagai mantan pemimpin Polri telah merubah sejarah dunia,” tulis Marthinus dalam status WhatsApp yang dikutip, Selasa (3/11/2026).

Tak berhenti di situ, mantan Kepala Densus 88 Polri tersebut juga melontarkan kritik tajam terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam upaya makar tersebut.

“Dengan demikian semua prestasi Anda adalah prestasi nomor satu. Terkorup, terjelek, terusak dan terakhir adalah mencatat sejarah untuk pertama kalinya melakukan MAKAR,” tegasnya.

Pernyataan Marthinus muncul di tengah beredarnya informasi mengenai penangkapan sejumlah jenderal polisi yang disebut-sebut ditahan di Mako Brimob. Salah satu nama yang ikut disorot dalam isu tersebut adalah seorang jenderal bintang empat berinisial L.

Baca juga :  Temui Dirjen Migas, MEA Dorong Percepatan PI 10 Persen, Fokus Tuntaskan Bula, Seram Non Bula dan Masela

Namun, pada awal perkembangan isu, Mabes Polri belum memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kabar tersebut. Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, hanya menyampaikan bahwa pihaknya akan mengecek proses evaluasi terkait informasi yang beredar.

Tetapkan Tiga Tersangka

Perkembangan kemudian bergulir setelah Mabes Polri menggelar konferensi pers pada Selasa malam (3/11/2026).

✈
Ikuti Berita Sentral Timur Dapatkan berita terbaru langsung melalui Channel Telegram Sentral Timur.
Gabung Channel