banner 728x250

Hujan Lebat, Jembatan di Desa Luhu SBB Jebol Diterjang Banjir

HUJAN LEBAT
Jembatan Air Besar di Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku nyaris terputus diterjang banjir, Selasa (8/7/2025). (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Jembatan Air Besar di Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku nyaris terputus diterjang banjir, Selasa (8/7/2025).

Akibat kejadian itu, akses transportasi darat yang menghubungkan sejumlah desa dan dusun di kecamatan Huamual dengan Piru, ibu kota kabupaten SBB lumpuh. “Jembatan Air Besar jebol jam tiga sore, jembatannya hampir saja terputus,” kata Ahmad  Payapo, salah seorang warga Desa Luhu kepada sentraltimur.com via telepion, Selasa malam.

Menurutnya banjir dipicu luapan sungai Air Besar mengingat hujan yang tak kunjung berhenti. Beruntung saat jembatan tersebut ambrol, tidak ada kendaraan yang melintasi jembatan tersebut. “Tidak ada korban karena pas sebagian jembatan ambruk itu tak ada kendaraan yang lewat. Saat ini mobil tak bisa lewat lagi hanya motor,” ujarnya.

Ambrolnya jembatan Air Besar sudah terjadi beberapa kali. Sebelumnya pada tahun 2024 lalu, jembatan tersebut juga ambrol dan nyaris terputus saat musim penghujan di wilayah itu. “Tahun kemarin juga begini,” katanya.

HUJAN LEBAT
Jembatan ambrol diterjang luapan air sungai Air Besar di Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Selasa (8/7/2025). (ISTIMEWA)

Kepala Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seram Bagian Barat, Nasir Suruali mengakui hujan deras yang mengguyur wilayah kecamatan Huamual menyebabkan terjadinya banjir di sejumlah lokasi. “Banjir di Desa Luhu, di Sungai Air Besar itu menghantam jembatan juga hampir putus,” katanya.

Banjir juga menerjang dusun Nasiri, Limboro, Lirang dan beberapa dusun lainnya di desa tersebut. “Semua dusun di sana terkena banjir karena hujan sangat deras kuat,” sebut Nasir. (MAN)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram