AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Sudah sepekan Pratu Andi Syarif Bugis Hayoto Usemahu meninggal dunia. Namun duka mendalam masih menyelimuti keluarga almarhum.
Jenazah prajurit Brigade Infanteri (Brigif) 26/Gurana Piarawaimo (GP) ini telah dimakamkan secara militer di kampung halamannya di Desa Tehua, Kecamatan Telutih, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (21/10/2026).
Keluarga menduga Pratu Andi mengalami penganiayaan oleh sesama prajurit di asrama Brigif 26/GP, Kodam XVIII/Kasuari. Andi meninggal dunia di RSUD Teluk Bintuni, Papua Barat, Sabtu (17/10/2026), setelah menjalani perawatan intensif selama 14 hari.
Ia sebelumnya ditemukan dalam kondisi kritis setelah diduga mengalami penganiayaan saat berlangsungnya perayaan kenaikan pangkat di lingkungan asrama Brigif 26/GP pada Jumat malam, 2 Oktober 2026, hingga Sabtu dini hari.
Ayah almarhum, Basmar Bugis mengungkapkan bahwa keluarga awalnya menerima informasi dari Komandan Regu (Danru) yang menyebut anaknya mengalami keracunan setelah mengonsumsi minuman keras bersama rekan-rekannya.
Setelah mengetahui Andi dirawat dalam kondisi kritis di RSUD Teluk Bintuni, Basmar bersama istrinya, Nursalatu Hayoto, berangkat dari Desa Tehua menuju Bintuni. Mereka tiba pada Minggu, 4 Oktober 2026.
Setibanya di rumah sakit, Basmar dan istrinya menangis pilu mendapati anaknya terbaring dengan bantuan ventilator dan sejumlah peralatan medis terpasang di tubuhnya.
Kronologi Versi Brigif 26/GP
Abas, panggilan akrab Basmar telah mendapatkan kronologi versi Brigif 26/GP. Menurutnya, pihak Brigif menyampaikan bahwa peristiwa bermula ketika sejumlah prajurit merayakan kenaikan pangkat dengan pesta joget dan karaoke pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari.
Tiga tahun lebih mengabdi sebagai anggota TNI AD, Andi dianugerahi kenaikan naik pangkat dari Prajurit Dua (Prada) ke Prajurit Satu (Pratu).
Dalam pesta itu, Pratu Andi disebut menendang seorang rekan satu angkatan setelah mengajaknya ikut menikmati acara. Berdasarkan cerita yang diterima keluarga dari pihak satuan, rekan tersebut sedang tidur di dekat panggung dan menolak ajakan Andi.



