Bupati mengingatkan agar perbedaan pendapat tidak menjadi alasan menebar fitnah atau ujaran kebencian. Ia menegaskan bahwa keberhasilan maupun kegagalan satu individu adalah tanggung jawab kolektif. “Jangan mencari kesalahan orang lain untuk mencelakakan mereka. Belajarlah dari kekurangan pimpinan untuk memperbaiki pelayanan,” pesannya.
Bupati juga menegaskan komitmen Pemkab Maluku Tenggara dalam mendukung pelaksanaan program prioritas nasional dan daerah seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat.
Ia meminta para camat dan pejabat baru untuk aktif mengawal implementasi program tersebut. Bupati juga menekankan pentingnya membangun birokrasi modern yang inovatif namun tetap berakar pada kearifan lokal. Pelayanan publik ke depan, kata Thaher, harus semakin transparan, digital, dan efisien.
Dia menyampaikan apresiasi dan pesan moral kepada pejabat yang dilantik. “Saya memilih berdasarkan kemampuan. Sejarah akan mencatat bahwa pada masa pengabdian Saudara, birokrasi Maluku Tenggara menjadi lebih responsif, lebih melayani, dan lebih manusiawi,” pungkasnya. (RED)




