banner 728x250

Menko Perekonomian Apresiasi Penanganan Covid-19 di Ambon

  • Bagikan
Menko Perekonomian
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto saat meninjau vaksinasi massal di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, Senin (4/10/2021). (FOTO: SENTRALTIMUR.COM)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto apresiasi pemerintah daerah yang telah menangani kasus Covid-19 di Provinsi Maluku dan Kota Ambon.

Menurut Airlangga, berbagai upaya penanganan oleh pemerintah provinsi Maluku dan pemerintah kota Ambon telah berhasil menekan laju penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut.

“Provinsi Maluku memang level dua kota Ambon juga level dua jadi kita ucapkan selamat bagi pak gubernur dan jajaran dan pak Wali Kota Ambon. Kalau seperti tadi dilaporkan, saya yakin penanganan Covid-nya baik jadi kita mengapresiasi,” kata Airlangga meninjau vaksinasi massal di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, Senin (4/10/2021).

BACA JUGA:

Ahli Waris Keturunan Raja Banggoi Tolak Kehadiran PT Samudera Biru Khatulistiwa – sentraltimur.com

AMAN Tanggapi Persoalan Masyarakat Adat Flores – Lembata – sentraltimur.com

Ia juga memuji kinerja pemerintah daerah Maluku dan kota Ambon karena mampu menekan penurunan kasus hingga 95 persen.

Secara khusus Airlangga memberikan apresiasi kepada pemerintah Kota Ambon atas pencapaian vaksinasi di wilayah itu telah melewati 70 persen dari sasaran target.

Ia pun meminta tenaga kesehatan untuk segera mempercepat vaksinasi bagi warga yang belum menerima vaksin dosis kedua.

“Di sini vaksin pertama di atas 70 persen dan kedua kan masih di bawah 50 persen. Jadi harus kejar vaksin kedua baru secara kesehatan epidemolog mulai aman. Tapi prokes tetap gunakan masker, cuci tangan, jaga jarak. Meski di level dua kita harus waspada,” katanya.

Airlangga Minta Tak Cepat Puas

Airlangga juga mengingatkan keberhasilan Covid-19 jangan sampai membuat pemerintah kota Ambon dan Pemprov Maluku berpuas diri.

Khusus kepada pemerintah Kota Ambon yang akan menggelar pembelajaran tatap muka di sekolah menyiapkan langkah penanganan agar tidak ada masalah di kemudian hari.

“Yang jadi perhatian, pembelajaran tatap muka. Harus ada penanganan super mikro di sekolah. Gurunya semua harus sudah vaksin, anak-anak juga. Kemudian masuk sekolah harus bertahap. Kalau temukan klaster, sekolah tersebut harus tutup dua minggu sambil sterilisasi dan pelacakan,” kata Airlangga.

Ia menambahkan sesuai arahan Presiden Joko Widodo harapkan semua daerah di Indonesia sudah harus berada di PPKM level dua. Agar kegiatan perekonomian dapat kembali berjalan seperti biasa.

“Memang arahan bapak presiden semoga kita di level dua. Dan Alhamdulillah Maluku dan Ambon sudah di level dua, tinggal pertahankan. Dan saatnya mengembalikan kegiatan ekonomi tapi harus tetap terapkan prokes ketat,” kata Airlangga. (MMS)

  • Bagikan