banner 728x250

Momentum Sumpah Pemuda, Sekda MBD Dorong Generasi Muda Manfaatkan Peluang Jadi Prajurit TNI

SUMPAH PEMUDA
Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya, Eduard J.S. memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Kantor Bupati, Rabu (28/10/2026). (IST)
◀ sentraltimur.com
SPACE IKLAN (468px X 60px) Hubungi: 0811-4715-888

TIAKUR, SENTRALTIMUR.COM – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mendorong generasi muda memanfaatkan peluang penerimaan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), baik melalui jalur Bintara maupun Tamtama.

Para camat dan kepala desa juga diminta berperan aktif menyebarluaskan informasi rekrutmen agar kesempatan tersebut dapat dijangkau lebih banyak pemuda di wilayah MBD.

Ajakan itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) MBD, Eduard J.S. Davidz di ruang kerjanya, Rabu (28/10/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98.

Davidz berharap momentum Hari Sumpah Pemuda dapat dimanfaatkan generasi muda MBD untuk mempersiapkan diri mengikuti proses penerimaan anggota TNI.

“Berkaitan dengan penerimaan anggota TNI, baik Bintara maupun Tamtama, khusus untuk di MBD, TNI membutuhkan kurang lebih 2.500 personel yang akan direkrut. Pemerintah daerah berharap para pemuda MBD dapat menggunakan momentum Hari Sumpah Pemuda ini untuk mempersiapkan diri,” kata Davidz.

Baca juga :  50 Saksi Diperiksa, 1 Prajurit Ditahan, DPRD Maluku Desak Pengusutan Tuntas Kematian Pratu Andi Bugis Hayoto

Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima dari Pasi Pers Kodim 1511/Pulau Moa, jumlah pemuda-pemudi MBD yang telah mendaftar sebagai calon prajurit Bintara dan Tamtama sudah mencapai 550 orang.

Menurut Davidz, batas usia penerimaan telah diperpanjang hingga 26 tahun menjadi peluang bagi lebih banyak generasi muda untuk mengikuti proses seleksi.

“TNI memperpanjang batas usia penerimaan sampai 26 tahun. Per hari ini, jumlah pemuda-pemudi MBD yang telah mendaftar baru 550 orang, sementara kuota yang tersedia masih banyak,” ujarnya.

Davidz meminta para camat dan kepala desa membantu menyampaikan informasi penerimaan tersebut kepada masyarakat, terutama pemuda yang memenuhi persyaratan.

Baca juga :  SIMAP MITAN MBD Diluncurkan, Perkuat Pengelolaan Data dan Pengawasan

Ia juga mendorong pemerintah di tingkat kecamatan dan desa membangun komunikasi dengan aparat kewilayahan TNI agar informasi mengenai persyaratan dan tahapan seleksi dapat diterima secara jelas oleh calon peserta.

“Kami mengharapkan para kepala desa dan camat bisa meminta informasi dari Babinsa atau Danramil setempat untuk mendorong lebih banyak pemuda Maluku Barat Daya memanfaatkan peluang ini untuk direkrut menjadi anggota TNI,” tegasnya.

✈
Ikuti Berita Sentral Timur Dapatkan berita terbaru langsung melalui Channel Telegram Sentral Timur.
Gabung Channel