banner 728x250

Walkot Ambon Ikuti Sosialisasi Piloting Digitalisasi Bansos di Kemendagri

DIGITALISASI BANSOS
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengikuti Sosialisasi Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos).

Sosialisasi digelar di Ruang C Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Sosialisasi ini bertujuan memperkuat sistem pendataan bantuan sosial secara nasional melalui pemanfaatan teknologi digital yang terintegrasi.

Dalam forum tersebut, Bodewin menekankan pentingnya keandalan data sebagai fondasi utama dalam pengambilan kebijakan pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan bantuan sosial dan penanganan kemiskinan ekstrem.

“Hari ini, kita semua diperhadapkan dengan soal keandalan data. Jadi data ini penting untuk apa? Data dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan,” ujar Bodewin dalam keterangan tertulis, Selasa (3/2/2026).

Ia menjelaskan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan pemerintah di tingkat pusat maupun daerah. Data yang akurat dan faktual akan menjadi dasar dalam penyaluran bantuan sosial serta perencanaan program pembangunan masyarakat miskin ekstrem.

“Misalnya soal data terpadu sosial ekonomi nasional. Data ini menjadi dasar kita untuk memiliki kebijakan, baik untuk bantuan sosial, pengembangan masyarakat miskin ekstrem, dan lain-lain,” jelasnya.

Bodewin mengungkapkan pemerintah daerah dapat belajar dari praktik baik yang telah diterapkan di beberapa wilayah. Salah satunya adalah Kabupaten Banyuwangi yang dinilai berhasil mengembangkan sistem pendataan digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

“Ada contoh baik, misalnya dari Kabupaten Banyuwangi yang lebih dulu telah membuat pendataan secara digital berbasis AI. Ini yang penting untuk kita pelajari dan terapkan,” katanya.

Terdapat 41 kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai daerah piloting digitalisasi bantuan sosial, termasuk Kota Ambon. Program piloting ini diharapkan mampu mempercepat kesiapan data secara nasional sebagaimana arahan pemerintah pusat.

“Ada 41 kabupaten/kota yang menjadi piloting hari ini, salah satunya Kota Ambon. Tujuannya agar sesuai dengan arahan Pak Luhut, bahwa diharapkan pada bulan Oktober semua data sudah siap,” ungkap Bodewin.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram