AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Hujan deras di kota Ambon, sepanjang Sabtu kemarin merenggut nyawa. Seorang warga dilaporkan tewas tertimbun material longsor, Sabtu malam (21/6/2025).
Korban yang belum diketahui identitasnya itu kehilangan nyawa akibat tertimbun reruntuhan rumah yang ambruk di kawasan Kudamati Gonga, Kecamatan Nusaniwe.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Kota Ambon Vita Berhitu mengatakan seorang warga yang menjadi korban tewas akibat tertimpa material longsor. “Saya sudah turun ke lokasi dan memang benar korban sudah meninggal dunia,” kata Vita kepada sentraltimur.com saat dikonfirmasi.
Korban meninggal merupakan warga di kawasan Talake Kecamatan Nusaniwe. Vita telah mengecek identitas korban di Lurah Kudamati, namun karena korban bukan warga setempat identitas korban belum teridentifikasi. “Untuk identitas korban saya belum dapat, karena korban bukan domisili di situ cuma kejadiannya di Kelurahan Kudamati. Kalau sudah ada data lengkap saya infokan,” ujar Vita.
Warga di sekitar lokasi kejadian yang mengetahui kejadian berusaha mengeluarkan korban dari reruntuhan rumah yang ambruk saat hujan lebat. Proses evakuasi korban dari rumah yang ambruk direkam warga dan disebarkan di media sosial.
Cuaca ekstrem yang terjadi di Kota Ambon juga menyebabkan seorang bocah perempuan di Desa Hative Kecil, Kecamatan Sirimau mengalami luka-luka. “Seorang anak kecil di Hative Kecil juga terluka akibat dampak dari cuaca ekstrem hari ini,” kata Vita.
Hujan deras yang mengguyur ibu kota Provinsi Maluku terjadi sepanjang, Sabtu (21/6/2025). Dampak cuaca ekstrem menyebabkan banjir dan bencana longsor di lima kecamatan di kota Ambon. Musibah itu menyebabkan ratusan rumah warga terendam banjir dan puluhan rumah lainnya rusak. (MAN)




