banner 728x250

Kapal Pengangkut BBM Terbakar di Tulehu: 2 ABK Luka, 35 Ton BBM Ludes

KM Salsabila Sayang, kapal pengangkut bahan bakar minyak terbakar di pangkalan speedboat di dusun Mamoking, desa Tulehu, kecamatan Salahutu, kabupaten Maluku Tengah, Kamis (20/10/2022). (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – KM Salsabila Sayang, kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM) terbakar.

Kapal dilalap si jago merah ketika berlabuh di sekitar pangkalan speedboat di dusun Mamoking, desa Tulehu, kecamatan Salahutu, kabupaten Maluku Tengah.

Kapal yang sedang mengangkut 35 ton BBM jenis minyak tanah itu terbakar pada Kamis (20/10/2022) sekira pukul 23.00 WIT.

Api menghanguskan seluruh bagian kapal dan juga muatan BBM di atas kapal. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun dua anak buah kapal mengalami luka bakar ringan. Pemicu kebakaran diduga berasal dari percikan api di bagian karburator mesin genset kapal.

Arobi, seorang ABK KM Salsabila Sayang menuturkan awalnya bersama tiga rekannya sedang beraktivitas di kamar mesin, tiba-tiba lampu di kapal tersebut padam.

Dia bersama seorang ABK bernama Malik naik ke atas dek kapal untuk menghidupkan mesin genset. “Saat menghidupkan mesin, tiba-tiba terjadi percikan api. Dan saat itu juga langsung terjadi kebakaran,” kata Arobi, Jumat (21/10/2022).

Pria 30 tahun itu mengatakan bersama Malik sempat berusaha memadamkan kobaran api. Namun gagal, api semakin membesar hingga menjalar ke tempat penyimpanan BBM.

“Api terus membesar kemudian menjalar ke dek depan yang berisi minyak tanah. Akibatnya api menjadi lebih besar dan membakar habis kapal beserta isinya,” katanya.

Ini Penyebab Kebakaran

Kepala Seksi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Moyo Utomo menjelaskan, kebakaran terjadi akibat percikan api di mesin genset kapal.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram