banner 728x250

Kunjungi SD Negeri 216 Malteng, Dubes Australia Terkesan

SD NEGERI
banner 468x60

MASOHI, SENTRALTIMUR.COM – Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier mengunjungi SD Negeri 216, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (20/10/2025).

Kunjungan ini untuk melihat langsung dampak kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Malteng dengan Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar.

Program INOVASI merupakan kemitraan pendidikan antara Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia.

Brazier disambut Asisten Bidang Administrasi Umum Setda, Halid Patisahusiwa, jajaran pemerintah daerah, kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Brazier disuguhkan tarian budaya lokal oleh siswa.

Selama kunjungan, Brazier menyaksikan proses belajar di kelas, berinteraksi dengan siswa dan ikut membaca buku cerita. Dia menyerahkan bola bergambar kanguru dalam sesi olahraga ringan. “Saya terkesan dengan semangat belajar yang aktif dan menyenangkan. SD Negeri 216 menunjukkan bahwa kolaborasi dan komitmen dapat mendorong perubahan nyata dalam pendidikan,” sanjung Brazier.

Sebagai dukungan terhadap pendidikan lingkungan, Brazier menyerahkan empat buku nonfiksi bertema perubahan iklim yang berlatar kehidupan dan budaya Maluku kepada Pemkab Malteng dan sekolah.

Buku ini merupakan bagian dari 32 judul yang dikembangkan oleh Kemendikdasmen, Program INOVASI, dan Yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI) untuk menumbuhkan kesadaran anak sebagai penjaga bumi.

Peluncuran buku ini dilakukan oleh Gubernur Maluku, Wakil Gubernur DKI, perwakilan Kemendikdasmen, dan Perwakilan Kedutaan Besar Australia dalam Festival Literasi dan Iklim di Jakarta, awal Oktober lalu.

Halid Patisahusiwa menyampaikan dengan 95,8 persen wilayah berupa lautan, Malteng menghadapi tantangan geografis dalam penyediaan layanan pendidikan. Namun, semangat Pamahanunusa yang berarti ’membangun nusa dan bangsa’, menjadi fondasi inovasi daerah.

Untuk menjangkau wilayah terpencil, Pemkab Malteng memanfaatkan internet berbasis starlink, menyediakan mesin listrik portabel, dan memperkuat kapasitas guru melalui pelatihan Kelompok Kerja Guru (KKG).

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram