AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Pembangunan sekolah rakyat bagi siswa kurang mampu di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Provinsi Maluku mulai dilakukan.
Dimulainya pembangunan sekolah rakyat ditandai peletakkan batu pertama oleh Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir di Kelurahan Holo, Kecamatan Amahai, Rabu (7/1/2026). “Iya kemarin sudah peletakkan batu pertama. Kami sangat menyambut baik dan mendukung penuh pembangunan sekolah rakyat di Maluku Tengah” kata Zulkarnain kepada sentraltimur.com dihubungi dari Ambon, Kamis (8/1/2026).
Ozan, sapaan Zulkarnain menyampaikan program sekolah rakyat bukan semata soal pembangunan fisik, namun lebih dari itu merupakan pembangunan kualitas sumber daya manusia yang a akan menjadi pondasi kemajuan bangsa khususnya di Maluku Tengah (Malteng).
Menurutnya pendidikan merupakan kunci untuk membantuk generasi unggul sesuai visi Indonesia Emas Tahun 2045 dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, di mana sektor pendidikan menjadi pilar penting pembangunan yang harus diperkuat, salah satunya melalui sekolah rakyat.
“Sekolah rakyat hadir sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah dalam upaya menyediakan ruang belajar yang inklusif, terjangkau dan berkualitas. Program ini bertujuan untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui penyediaan pendidikan berkualitas yang mampu melahirkan lulusan yang mandiri, berkarakter dan berdaya saing,” jelas Ozan.
Mendukung pembangunan sarana dan prasarana sekolah rakyat, Pemkab Malteng menyediakan lahan seluas 5,7 hektare di Dusun Hollo, Kecamatan Amahai.
Ozan mengingatkan pihak pelaksana proyek Pembangunan sekolah rakyat di wilayah itu bekerja profesional dan tanggung jawab agar pembangunan sekolah tersebut dapat berjalan lancar. “Harapan kami, pembangunan gedung permanen sekolah rakyat ini dapat berjalan dengan lancar. Kami juga mengingatkan kepada pelaksana proyek bekerja profesional dan memastikan kualitas bangunan sesuai standar yang ditetapkan,” ingatnya.
Dia juga berharap keberadan sekolah rakyat mampu mencetak generasi muda yang berkualitas dan berakhlak mulia yang dapat berkontribusi bagi pembangunan di daerah. “Ketika gedung sekolah ini nanti berdiri dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mencetak generasi penerus yang unggul, berakhlak mulia, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah,” kata Ozan. (MAN)




