AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Musyawarah wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Maluku IX digelar di Kota Ambon pada 18-19 Juni 2021.
Sejumlah nama bakal bersaing merebut kursi ketua DPW PPP Maluku di arena Muswil. Nama Arief Hentihu mencuat sebagai calon pemimpim partai berlambang Kabah di Maluku.
Mantan Sekretaris DPW PPP Maluku ini siap bertarung memimpin PPP Maluku menggantikan Syarief Hadler yang sudah memimpin PPP Maluku dua periode.
“Saya nyatakan sikap siap bertarung merebut ketua wilayah PPP Maluku,” ujar Arief Hentihu kepada wartawan, Rabu (16/6/2021).
Keinginannya memimpin PPP Maluku sudah disampaikan kepada pengurus DPC PPP se-Maluku dan telah mendapatkan dukungan.
Maju bersaing di pemilihan ketua DPW PP Maluku, Arief Hentihu siap menjalankan misi ketua umum terpilih, yaitu meningkatkan elektoral partai guna memenangkan pemilu 2024 mendatang.
“Elektoral partai harus disertai dengan kerja-kerja ekstra dan kerja cerdas di masyarakat, semua sumber daya sangat dibutuhkan dalam meningkatkan elektoral partai ini kedepan, termasuk di Maluku,” ujarnya.
Langkah Arief Hentihu maju di pemilihan ketua DPW PPP Maluku bukan tanpa rival. Dia akan bersaing dengan Azis Hentihu, anggota DPRD Maluku yang menjabat Sekretaris DPW PPP Maluku.
Azis Hentihu merupakan keponakan Arief Hentihu. Bagi Arief Hentihu persaingan merebut pucuk pimpinan PPP Maluku berhadapan dengan kerabatnya itu adalah hal yang biasa dalam politik.
Tapi politisi senior PPP ini mengingatkan Pemilu tahun 2024 berbeda dengan sebelumnya karena berlangsung serentak.
Karena itu menurutnya, PPP membutuhkan pemimpin yang konsen sepenuhnya untuk membesarkan partai dan tidak ditunggangi agenda-agenda pribadi.
“Sudah bukan rahasia lagi ada yang sudah bermimpi ingin menjadi bupati, menjadi wakil walikota, menjadi wakil rakyat lagi. Kalau partai ini dipimpin oleh orang yang sudah bermimpi, maka agenda partai yang dilakukan itu tak lain hanya mewujudkan mimpinya. Bukan untuk membesarkan partai,” kata Arief Hentihu.




