banner 728x250

Bertemu INPEX, Bupati Noach Pastikan Warga MBD Peroleh Kesempatan Kerja di Blok Masela

BLOK MASELA
Ilustrasi Proyek LNG Abadi Masela. (Tangkapan Layar: Youtube Sekretariat Presiden)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Pembangunan fisik proyek gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) Abadi Masela resmi dimulai pada 16 Juli 2026.

Proyek LNG Abadi Masela memiliki nilai investasi sebesar USD 20,9 miliar dan menjadi salah satu pengembangan lapangan gas terbesar di Indonesia.

Dimulainya pembangunan fisik proyek ini menandai masuknya proyek ke tahap pelaksanaan sekaligus membuka peluang keterlibatan masyarakat lokal dalam berbagai kegiatan pendukung.

Pemerintah dan pihak pengelola proyek menyatakan komitmen untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai ketentuan, termasuk dalam aspek perlindungan hak masyarakat, pengembangan tenaga kerja, dan pemberdayaan ekonomi di sekitar wilayah proyek.

Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mendorong keterlibatan masyarakat daerah dalam proyek LNG Abadi Masela, khususnya melalui kesempatan kerja yang tersedia dalam pelaksanaan proyek strategis nasional (PSN) tersebut.

Hal itu disampaikan Bupati MBD Benyamin Thomas Noach saat bertemu Vice President Corporate Services INPEX Masela Ltd., Rudi Imran, di Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Pertemuan tersebut membahas perkembangan Proyek LNG Abadi Masela sekaligus peluang rekrutmen tenaga kerja bagi masyarakat MBD. Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas perkembangan pelaksanaan proyek, khususnya kegiatan pembangunan yang saat ini berlangsung di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Maluku.

Salah satu hal yang turut menjadi perhatian adalah penyelesaian ganti rugi tanaman tumbuh milik masyarakat yang masih dalam proses di lapangan. Pemkab MBD berharap berbagai persoalan yang berkaitan dengan masyarakat dapat terus dikoordinasikan dengan baik bersama pihak INPEX, sehingga tidak menghambat tahapan pelaksanaan proyek.

Selain membahas perkembangan proyek, INPEX juga menyampaikan rencana kunjungan ke Tiakur, MBD. Jadwal kunjungan tersebut masih akan dikoordinasikan lebih lanjut oleh kedua pihak.

Dalam pertemuan tersebut turut dibahas rencana rekrutmen tenaga kerja untuk mendukung pelaksanaan Proyek LNG Abadi Masela. Saat ini, proses rekrutmen yang berlangsung diperuntukkan secara khusus bagi masyarakat KKT sebagai daerah lokasi kegiatan pembangunan proyek.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram