banner 728x250

Gubernur Maluku Ajak Duel Warga, Begini Respon DPP PDIP

GUBERNUR DUEL
Detik-detik Gubernur Maluku Murad Ismail menantang warganya duel. (FOTO: TANGKAPAN LAYAR)
banner 468x60

“Maka itu nanti pasti DPP untuk berdiskusi, bahasanya, untuk Pak Murad untuk berdiskusi agar supaya ke depan kita lebih ngayomi, ngayemi lan ngelayani, kalau bisa,” imbuhnya.
Sejumlah cerita menyebut tak hanya sekali Murad menunjukkan karakternya yang seperti itu. Oleh sebab itu, PDIP akan memperhalus gaya Murad saat menghadapi masyarakat.

“Tentu ini bagian dari perilaku style, style-nya Mister Gubernur Murad. Itu style-nya kayak begitu, tentu style-nya akan kita halusin. Tugas partai untuk membuat Pak Murad lebih halus lagi,” imbuhnya.

Ini Kronologi Murad Ajak Duel Warga

Aksi Murad menantang dual warga terjadi ketika menghadiri peresmian Pelabuhan Merah Putih di kawasan Namlea Lama, Sabtu (9/7/2022).

Murad datang bersama istrinya Widya Pratiwi dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintan Provinsi Maluku pada pukul 13.30 WIT. Murad duduk di barisan depan bersama istrinya, Penjabat Bupati Buru Djalaludin Salampessy dan istrinya serta Sekda Buru Ilyas Hamid.

Sebelum Murad dan rombongan tiba, demonstran yang merupakan mahasiswa dan pemuda asal kecamatan Batabual, Buru telah menggelar aksi demonstrasi di seputaran area Pelabuhan Merah Putih.

Puluhan demonstran menagih janji kampanye Murad pada Pilkada Maluku 2018. Ketika itu Murad berjanji akan membangun ruas jalan menuju Batabual jika terpilih memimpin Maluku bersama Wakil Gubernur Barnabas Orno. Namun setelah terpilih sebagai gubernur Maluku, Murad tak kunjung menepati janjinya.

Murad dan rombongan yang berada di lokasi acara terganggu dengan aksi pendemo menggunakan pengeras suara ketika berorasi. Acara digelar di ruang terbuka area Pelabuhan Merah Putih.

Meski dikawal ketat aparat kepolisian, demonstran yang merupakan perwakilan warga Batabual berhasil mendekati lokasi acara.

Suara gaduh pendemo memaksa Widya Pratiwi, istri Murad bangkit dari kursinya. Murad pun ikut berdiri ketika demonstran berulang kali meneriaki namanya.

Dia membalikan tubuhnya melihat demonstran yang berusaha mendekatinya dari arah belakang. Aksi pendemo menyulut emosi mantan Kapolda Maluku itu. Dia menantang pendemo duel. Suasana di lokasi acara pun mendadak berubah tegang.  

“Woe… Kasi masuk sini katong (kita) bakalai (duel) mari. Sudah lama saya nggak bakalai ini,” kata Murad bersuara lantang.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram